Trending Casinos

Osaka and Nagasaki Casinos Face Delays

Kategori: Asia, Berita | Diterbitkan oleh: Dave Thomas | 08 Des 2022

Pemerintah di Jepang tidak akan dapat memberi lampu hijau pada resor kasino terintegrasi di Osaka dan Nagasaki tepat waktu, kata kementerian pertanahan pada hari Kamis. Kedua kota berharap menjadi tuan rumah kasino terbesar di negara itu sesuai rencana resor terintegrasi Jepang. Namun, laporan awal mengatakan bahwa rencana pembukaan yang dijadwalkan pada tahun 2029 (Osaka) dan 2027 (Nagasaki) kemungkinan besar akan ditunda.

Paket Kasino Kehabisan Uap di Jepang

Setelah dibuka, resor terintegrasi akan membanggakan hotel bintang lima, lantai permainan, dan ruang konferensi. Mereka diumumkan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jepang dan kasino merupakan bagian integral dari rencana tersebut.

Jadi, pemerintah Jepang melegalkan kasino pada tahun 2018. Almarhum Shinzo Abe adalah pendukung kuat untuk meliberalisasi undang-undang perjudian negara dan berjuang keras untuk meyakinkan orang-orang di sekitarnya untuk menerima gagasan tersebut. Namun, rencana itu telah mencapai hambatan yang adil dalam beberapa tahun terakhir.

Proses Penyaringan Ditarik

Masalah terbaru yang dihadapi resor terpadu Jepang adalah proses penyaringan yang berkepanjangan, karena pemerintah daerah di Osaka dan Nagasaki masih berdiskusi dengan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata.

Laporan mengatakan bahwa kementerian tidak optimis persetujuan akan diberikan tahun ini, dan seorang pejabat kementerian dikutip mengatakan bahwa “dari sudut pandang praktis” cukup sulit untuk mengambil keputusan sebelum akhir tahun.

Pencemaran Tanah dan Rencana Pendanaan dalam Fokus

Pertanyaan yang menimbulkan masalah bagi kedua prefektur itu berbeda. Untuk Osaka, kemungkinan kontaminasi tanah yang mungkin terjadi selama pembangunan resor di pulau buatan Yumeshima.

Menurut laporan, kementerian tidak yakin bahwa tindakan yang diusulkan Osaka cukup untuk mencegah kontaminasi.

Nagasaki, sebaliknya, kesulitan meyakinkan pemerintah bahwa rencana pendanaannya layak. Resor terintegrasi Nagasaki akan didanai sebagian besar oleh investor internasional, dan pemerintah belum menentukan apakah investor asing mencentang semua kotak.

Author: Joshua Cox